4 Tips Memulai Usaha Mie Ayam dan Modal yang Dibutuhkan

Tertarik memulai usaha mie ayam? Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya lakukan riset menyeluruh dan pahami tips usaha mie ayam agar laris.

Sebagai salah satu hidangan khas Indonesia, mie ayam jadi favorit banyak orang. Rasa gurih, manis, dan pedas terasa nikmat di lidah, apalagi disantap saat hujan.

Namun, dari sekian banyak keuntungan, ternyata ada kelemahan usaha mi ayam. Terutama saat awal merintis, pelanggan pasti masih terbatas.

Kalau niat kamu sudah bulat untuk berjualan mie ayam, ada baiknya pahami tips usaha mie ayam berikut beserta modal yang dibutuhkan.

Tips Memulai Usaha Mie Ayam

Tips Memulai Usaha Mie Ayam

Sangat penting untuk memahami beberapa hal sebelum memulai usaha mie ayam. Jangan sampai memulai dengan ilmu nol atau hanya modal nekat saja.

Hal-hal mendasar seperti modal, bahan, resep, hingga harga jual begitu krusial. Terutama cita rasa yang WAJIB nikmat, dan berbeda dari para pesaing.

Selengkapnya, berikut tips memulai usaha mie ayam agar laris:

1. Perhatikan Bahan

Hal pertama yang menjadi kunci kesuksesan bisnis mie ayam adalah bahan pembuatan. Pastikan kamu selalu memilih bahan berkualitas, mulai dari daging hingga sayuran.

Bahan yang bagus akan mempengaruhi rasa. Selain itu, memilih bahan terbaik juga tidak akan membahayakan kesehatan konsumen.

Untuk hal ini, bahan yang wajib diperhatikan adalah saos. Sekarang banyak beredar saos murah yang diracik bukan dari cabai, melainkan sayuran busuk dan pewarna.

2. Tentukan Target Pasar

Selanjutnya, kamu juga harus menentukan target pasar. Masyarakat kelas mana yang menjadi target usaha mie ayam kamu. Kemudian sesuaikan harga dan kuantitas porsi.

Dalam menentukan harga, kamu juga tidak boleh sembarangan. Jangan memasang harga terlalu mahal bila target pasarnya kelas menengah ke bawah.

Sebaliknya, jangan pula mematok harga terlampau murah. Hitung modal untuk keseluruhan bahan, termasuk juga biaya gas, listrik, dan lain sebagainya.

3. Pilih Lokasi yang Strategis

Dikutip dari sunanesia.com, lokasi yang tepat juga akan berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha. Pastikan kamu melakukan survei lokasi yang paling strategis.

Sebagai contoh, kamu bisa membangun ruko atau mangkal di sekitar kampus, perkantoran, atau dekat dengan perumahan.

4. Pertahankan Rasa

Terakhir, tips memulai usaha mie ayam yang tak kalah penting adalah mempertahankan rasa. Ini merupakan faktor yang tidak boleh diabaikan dalam berjualan.

Sebisa mungkin mulai dari awal buka hingga seterusnya, rasa mie ayam jualan kamu harus tetap sama. Oleh sebab itu, resepnya harus dicatat, jangan hanya diingat saja.

Untuk memulai usaha memang lumayan sulit, terutama awal merintis. Banyak usaha yang gagal karena hanya fokus pada keuntungan tanpa melewati tahap demi tahap.

Modal Usaha Mie Ayam Gerobakan

Setelah tahu tips memulai bisnis mie ayam, selanjutnya admin akan jelaskan jumlah modal yang dibutuhkan untuk berjualan mie ayam gerobakan atau sewa tempat.

Berikut modal perlengkapan:

gobiz.co.id

Dan ini modal bahan baku:

gobiz.co.id

Gambar di atas hanya menunjukkan estimasi modal. Kemungkinan bisa berbeda tergantung daerah tempat kamu tinggal, jenis perlengkapan, dan jumlah porsian.

Lantas, berapa keuntungan berjualan mie ayam? Hal ini memang tak bisa ditulis secara pasti, mengingat ada banyak faktor yang menentukan.

Namun, kalau harga satu mangkok mie ayam Rp15.000 dikali 100 orang pembeli, dalam sehari kamu sudah mengantong Rp1.500.000 (omzet kotor).

Kalau dalam sebulan jumlah konsumen tetap atau bahkan bisa meningkat, keuntungan Rp10.000.000 – Rp20.000.000 bisa masuk ke kantong kamu.

Akhir Kata

Bukan rahasia umum lagi kalau banyak usaha mie ayam yang selalu ramai. Kuliner berbahan dasar mie dan ayam ini memang jadi primadona, apalagi jika dipadukan dengan bakso.

Demikian beberapa tips usaha mie ayam beserta modal yang dibutuhkan. Tak sabar untuk berbisnis? Jangan lupa untuk melakukan riset mendalam agar tidak rugi, ya!