Penyebab Headset Cepat Rusak dan Tips Agar Headset Tetap Awet

Penyebab Headset Cepat Rusak dan Tips Agar Headset Tetap Awet

Ketika mendengarkan lagu atau main game memang lebih asyik pakai headset/earphone. Tapi kurang bagus juga jika digunakan secara berlebihan. Headset jadi cepat rusak, apalagi yang harganya murah dan berkualitas jelek.

Meskipun saat ini ada headset bluetooth, namun sebagian besar pengguna smartphone masih sedia dengan yang pakai kabel. Selain lebih murah, pilihannya juga beragam dan dapat dibeli di semua konter hp.

Headset atau earphone lawas yang masih pakai kabel memang cukup beresiko. Terlebih jika digunakan orang dengan mobilitas tinggi, entah itu suara headset mati sebelah, kabel putus, atau tidak ada suara sama sekali.

Penyebab Headset Cepat Rusak

Untuk meminimalisir resiko ketika menggunakan headset kabel, ada tips yang bisa dilakukan agar aksesoris hp ini tetap awet. Tapi sebelum itu simak dulu beberapa alasan kenapa headset cepat rusak berikut ini.

1. Pemakaian Sambil Tidur

Sebagian besar orang pasti pernah menggunakan headset sambil tidur. Aktivitas yang biasa dilakukan seperti nonton Youtube, video call sama pacar, mendengarkan lagu, atau nonton film Netflix.

Tapi sebenarnya pemakaian sambil tidur sangat tidak disarankan. Sebab, posisi kabel headset bisa saja tertarik secara tidak sengaja ketika mau berganti posisi.

Sekali dua kali memang tak masalah, tapi kalau terlalu sering bisa menyebabkan kabel bagian dalam lepas dari kepala headset. Ini yang membuat suara mati sebelah atau kualitas audio berkurang.

2. Telinga Dihadapkan ke Bantal

Ketika dipakai sambil tidur dalam posisi menyamping, kepala headset pasti akan menekan bantal. Jika hal ini terus dilakukan, akan membuat kualitas audio tidak sebagus saat pertama beli.

Selain menjadi penyebab headset cepat rusak, pemakaian seperti ini juga akan membuat telinga kamu bermasalah. Alasannya karana ada tekanan kuat pada lubang telinga.

3. Kabel Sering Tertarik

Alasan kenapa headset atau earphone cepat rusak juga tak lepas dari kabel sering tertarik. Oleh karena itu saat ini telah hadir headset bluetooth yang memang diperuntukkan bagi orang-orang dengan mobilitas tinggi.

Ketika bekerja sambil dengerin lagu, tak jarang headset sering tertarik atau lepas dari handphone karena tidak memperhatikan posisi kabel. Jika mobilitas kamu tinggi, sebaiknya beli headset yang tidak ada kabel (bluetooth).

4. Telinga Basah

Seringkali kita tak sadar setelah mandi atau sholat langsung memasang headset tanpa memperhatikan kelembaban telinga. Padahal telinga yang basah akan membuat komponen headset jadi cepat rusak.

Hal ini dapat terjadi pada headset murah yang tidak dilindungi karet. Sebab, air bisa masuk dengan mudah ke lubang speaker atau tempat keluarnya suara.

5. Asal Letak Setelah Dipakai

Disamping itu, alasan kenapa headset cepat rusak tak lepas dari penyimpanan yang ngasal. Setelah selesai digunakan, sebagian besar dari kita meletakkan begitu saja dan menyimpan di tempat yang tidak semestinya.

Kalau seperti ini ada kemungkinan headset terpijak atau kabelnya dimainkan kucing. Lebih bahaya lagi, lubang-lubang headset bisa dimasuki binatang kecil yang akan mengurangi kualitas suara, bahkan membuat telinga jadi sakit.

Tips Agar Headset Awet dan Tidak Mudah Rusak

Setelah tahu alasan kenapa headset cepat rusak, di kemudian hari kamu bisa lebih teliti agar hal tersebut tak terulang kembali. Sebagai pedoman, berikut beberapa tips merawat headset agar awet dan tidak mudah rusak.

1. Hindari Volume Maksimal

Selain merusak saraf telinga, mendengarkan lagu dengan volume maksimal juga berpengaruh pada performa headset. Pasalnya, speaker dipaksa mengeluarkan output tinggi secara terus menerus sehingga merusak komponen di dalamnya.

Untuk menghindari headset tidak mudah rusak dan tetap awet, sebaiknya atur headset dengan volume sedang atau 3/4 dari volume handphone.

2. Jauhkan Headset dari Air

Setelah mandi atau sholat, sebaiknya lap dulu rambut dan telinga kamu hingga benar-benar kering. Air yang masuk ke headset akan membuat komponen di dalamnya jadi konslet. Sehingga performanya jadi berkurang.

Tapi kalau tak mau ribet, kamu bisa beli headset/earphone bluetooth yang sudah dibekali teknologi waterproof. Silahkan cari di e-commerce orange atau hijau, harganya berkisar Rp60.000-Rp140.000.

3. Bersihkan Secara Rutin

Berikutnya tips merawat headset agar tidak cepat rusak adalah rutin dibersihkan setelah digunakan. Debu dan kotoran telinga bisa membuat lubang speaker tertutup sehingga suara yang dikeluarkan jadi lebih rendah dari biasanya.

Cara membersihkan headset bisa dengan cotton bud atau sikat gigi yang dibasahi cairan desinfektan. Tinggal gosokan secara perlahan di bagian kepala headset dan lap kabel untuk menghilangkan debu.

4. Audio Jack Type L


Saat ini banyak jenis Audio Jack untuk headset. Paling populer tipe “I” yang lurus dan tipe “L” yang ada lengkungan seperti huruf L. Bagi yang belum tahu, Audio Jack adalah colokan untuk dimasukkan ke handphone.

Alasan headset dengan Jack type L lebih awet karena posisinya lebih mencengkram dan tidak mudah lepas dibanding tipe biasa.

5. Perhatikan Posisi Kabel

Headset wired atau menggunakan kabel lebih rentan rusak dibanding yang bluetooth. Pasalnya, terkadang kita tak sengaja menarik kabel karena posisinya menjulur ke badan. Ini membuat Audio Jack terlepas atau kabel di kepala headset putus.

Untuk menghindari keteledoran ini, kamu bisa memasukkan kabel ke dalam baju. Selain itu, jika dalam posisi tidur atau duduk, letakkan ponsel di dekat telinga minimal sebatas leher.

6. Pilih Headset yang Bagus

Ada harga ada kualitas, sebuah pepatah yang tak pernah salah mendeskripsikan suatu barang. Jangan pernah beli earphone di bawah Rp15.000, karena sudah pasti daya tahannya sangat kurang dan cepat rusak.

Ciri-ciri headset/earphone yang bagus bisa dilihat dari bahan kabelnya. Kalau hanya polosan tanpa ada pelindung tambahan sebaiknya cari yang lain. Harga lebih mahal sedikit tak masalah, yang penting awet.

Selain itu, lihat juga di bagian kepala headset, pilih yang ada karet karena bisa melindungi benturan ke telinga. Sebagai rekomendasi, berikut headset atau earphone berkualitas yang bisa kamu beli:

Nama Headset Harga Beli
Vivan Deep Bass Rp62.900 Klik untuk beli
Rokeet Gaming Rp39.000 Klik untuk beli
JBL Quantum 50 Rp259.000 Klik untuk beli

7. Perhatikan Tempat Penyimpanan

Sesaat setelah digunakan, pastikan headset disimpan di tempat yang layak. Jangan asal menggulung dan langsung dimasukkan ke tas. Hal ini akan membuat kabel jadi kusut, serta mengurangi kualitas audio yang dikeluarkan.

Saran admin, kalau di kamar kamu bisa membuat gantungan khusus untuk menggantung headset. Sementara jika ingin berpergian, gulung kabel headset dengan trik tiga jari dan membentuk pola angka delapan.

Apabila dirasa ribet, kamu bisa beli gulungan earphone yang banyak dijual di e-commerce. Jangan sekali-kali memasukkan headset ke saku celana atau tas dalam kondisi tidak tergulung.

Penutup

Penyebab headset atau earphone cepat rusak tak lepas dari kelalaian pengguna. Ketika memiliki suatu barang, pastikan kamu memperhatikan aspek-aspek penting agar kualitasnya tetap terjaga dan awet dipakai dalam jangka waktu lama.

Jadi itulah beberapa alasan kenapa headset cepat rusak. Bagi kamu yang tak ingin hal seperti ini terus berulang, pastikan simak juga tips merawat headset agar tetap awet. Semoga bermanfaat!