6 Daftar Bisnis atau Perusahaan Elon Musk yang Berbasis Teknologi Canggih

daftar perusahaan elon musk

Elon Musk merupakan milioner yang sangat berpengaruh di bidang teknologi. Saat ini, Elon Musk sudah memiliki delapan perusahaan yang berbasis teknologi, salah satunya Tesla. Bisnis mobil listrik yang sangat populer di seluruh dunia.

Meskipun awalnya sempat diragukan, namun Elon Musk berhasil membungkam para pengkritiknya. Bahkan, saat ini ia menjadi salah satu orang terkaya di dunia, unggul dari Jeff Bezos hingga Mark Zuckerberg.

Nah, selain Tesla, berikut ini beberapa perusahaan atau bisnis yang dimiliki Elon Musk mulai dari otomotif, roket, hingga AI.

Daftar Bisnis atau Perusahaan Elon Musk

1. SpaceX

Elon Musk selalu memiliki inovasi-inovasi yang kadang di luar nalar. Untuk mengurangi biaya transportasi ke luar angkasa, Elon Musk mendirikan sebuah perusahaan transportasi luar angkasa bernama SpaceX.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2002 ini dibuat untuk mengamati jika suatu hari nanti ada kemungkinan untuk tinggal di planet Mars.

Beberapa transportasi yang diproduksi oleh SpaceX antara lain roket dan pesawat luar angkasa Dragon.

Untuk jangka panjang ke depan, SpaceX berencana ingin membuat transportasi yang lebih memukau. SpaceX ingin membuat transportasi yang mampu mengangkut 1 juta manusia ke planet Mars.

2. Tesla, Inc

Perusahaan yang masuk ke dalam daftar perusahaan Elon Musk berikutnya adalah Tesla, Inc. Tesla memproduksi mobil listrik menggunakan batu baterai yang memungkinkan untuk diisi ulang ketika energi habis.

Hingga saat ini, Elon Musk masih menjabat di perusahaan Tesla sebagai CEO. Beberapa mobil listrik yang diproduksi oleh Tesla antara lain Tesla model S, X, Y, sedan dan SUV. Perusahaan Tesla sering mendapatkan penghargaan.

Salah satunya adalah penghargaan Car of the Year di tahun 2012 oleh Motor Trend Magazine.

Pada tahun 2018, perusahaan ini mampu memproduksi 5.000 mobil Tesla 3 per minggu. Hal ini tentu berkat dari dedikasi Elon Musk yang sangat tinggi.

3. OpenAI

Pada tahun 2015 bersama dengan Sam Altman, Elon Musk berhasil mendirikan perusahaan berbasis nirlaba yang disebut OpenAI. Perusahaan kecerdasan buatan ini dipercaya akan menguntungkan manusia di segala aspek.

Motivasi dalam mendirikan perusahaan ini didorong atas ketakutan manusia terhadap kemunculan kecerdasan robot. Di mana kecerdasan tersebut dianggap mengancam keberadaan manusia.

Banyak investor yang mendukung perusahaan OpenAI, salah satunya adalah Microsoft. Sementara, proyek yang dibuat adalah Microsoft Azure.

4. Neuralink

Setelah mendirikan OpenAI di tahun 2015, setahun kemudian Elon Musk dan teman-temannya mendirikan sebuah perusahaan startup yaitu Neuralink. Perusahaan ini mengintegrasikan antara kecerdasan manusia dan buatan.

Di mana akan ditanamkan sebuah chip agar kinerja otak manusia tidak kalah dibandingkan dengan robot. Didirikannya perusahaan ini diharapkan dapat mengatasi semua masalah yang ada di dalam otak manusia.

5. The Boring Company

Elon Musk pernah terjebak macet yang sangat parah ketika melakukan sebuah perjalanan di Los Angeles. Atas dasar inilah, akhirnya di tahun 2016 Elon Musk mendirikan sebuah perusahaan jasa bernama The Boring Company.

Perusahaan ini bergerak di bidang infrastruktur serta konstruksi terowongan yang ada di Amerika Serikat.

Setelah beberapa tahun menjadi anak perusahaan SpaceX, akhirnya di tahun 2018 The Boring Company resmi menjadi perusahaan independen.

6. SolarCity

Meskipun tidak dikuasai oleh Elon Musk, namun perusahaan SolarCity merupakan perusahaan yang dikonsep olehnya. Di perusahaan ini Elon Musk berperan sebagai pemegang saham terbesar dan juga ketua dewasa.

Selanjutnya di tahun 2012, SolarCity bekerja sama dengan Tesla, Inc untuk mengembangkan serta menjual panel surya. Di tahun 2014, Elon Musk akhirnya membangun sebuah fasilitas produksi yang canggih di Buffalo, New York.

Itulah beberapa daftar perusahaan Elon Musk yang sangat mengagumkan. Selain keenam perusahaan tersebut, masih ada 2 perusahaan lain yaitu Paypal dan Zip2.

Hanya saja, kedua perusahaan ini sudah diakuisisi oleh perusahaan lain. Meskipun demikian, kemungkinan besar akan ada perusahaan lain yang didirikan oleh Elon Musk suatu saat nanti.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2