Begini Cara Menulis Artikel SEO yang Enak Dibaca dan Mudah Masuk Page One

cara menulis artikel seo

Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menulis artikel SEO. Ada yang menggarapnya berdasarkan pengalaman pribadi, dan ada juga yang menulis sesuai referensi dari internet. 

Sebenarnya semua cara ataupun metode yang digunakan tidak jadi masalah. Asal memahami artikel seperti apa yang disukai mesin pencari tanpa mengganggu kenyamanan pembaca.

Apalagi saat ini Google tak lagi seperti dulu, banyak perubahan yang tak bisa ditembus hanya dengan mengandalkan SEO.

Beberapa tahun lalu mungkin artikel yang acak-acakan bisa nangkring di page one. Bahkan tanpa SEO maupun tanpa backlink.

Tapi sekarang jangan harap. Google sudah semakin pintar.

Cara menulis artikel SEO yang benar tak lepas dari kualitas tulisan. Artikel yang nyaman dibaca bukan oleh mesin, melainkan real human alias pengunjung.


Cara Menulis Artikel SEO yang Benar

Well, meskipun saya buka jasa tulis artikel, tapi di sini akan saya membuka sedikit rahasia bagaimana cara saya menulis artikel SEO untuk pelanggan. Sebenarnya sekalian promosi, andai artikel ini dapat peringkat bagus di Google, kan saya untung juga.

Dalam menulis artikel, saya selalu memperhatikan beberapa detail penting. Di antaranya kesempurnaan kalimat, tanda baca, besar kecil awal kata, hingga pemakaian kata sesuai KBBI.

Selain itu, keaslian artikel juga menjadi prioritas. Saya mengandalkan tools gratis Duplichecker untuk mengecek plagiarisme. Meskipun gratisan, saya rasa keakuratannya cukup baik.

Nah, itulah beberapa layanan yang bisa Anda dapatkan jika memesan artikel di Artikalis.

Sekarang mari kita bahas bagaimana cara menulis artikel SEO yang benar dan menarik di mata Google maupun pembaca.

1. Riset Kata Kunci

Setelah konsumen nyetor judul artikel dan kata kunci utama, saya akan mencari kata kunci turunan atau LSI yang berpotensi mendongkrak kata kunci utama.

Untuk langkah ini saya menggunakan tools gratisan seperti Keyword Surfer, Keyword Everywhere, dan Google Trends.

Sebagai contoh, kata kunci utama adalah cara menulis artikel SEO, kalau kita cari di Google, maka akan terlihat related keyword di bagian kanan layar, contohnya teknik penulisan artikel SEO, cara membuat artikel yang menarik untuk dibaca, dan lain sebagainya.

Kenapa harus menggunakan LSI (Latent Sematic Indexing)?

Singkatnya, kalau hanya mengandalkan kata kunci utama saja, maka artikel tersebut akan dianggap kurus dan tidak berkualitas. Apalagi kalau search volume-nya tinggi, bisa-bisa nyungsep di mesin pencarian.

Tetapi, bukan berarti semua related keyword bisa dijadikan kata kunci turunan. Biasanya dalam memilih related keyword, saya mengutamakan:

  • Nyambung dengan topik utama
  • Tidak terlalu panjang

Jika sudah selesai, saya akan menyalinnya ke lembar kerja (saya menggunakan Ms. Word) dengan tujuan kalau sewaktu-waktu diperlukan saya bisa langsung menyelipkan kata kunci tersebut tanpa harus repot-repot mencarinya kembali.

2. Membuat Kerangka Artikel

Bila riset kata kunci atau keyword telah selesai, berikutnya saya akan membuat kerangka artikel yang terdiri dari judul, deskripsi, paragraf awal, heading, subheading (untuk artikel listicle), dan penutup.

Alasan saya menggunakan cara menulis artikel SEO yang satu ini karena kata-kata akan lebih mudah mengalir dibandingkan menulis secara berurutan. Sehingga artikel bisa selesai dengan cepat dan tentunya nyaman dibaca.

a. Judul

Pada judul saya akan memasukkan kata kunci utama dan kata-kata tambahan yang berpotensi mengundang klik pengunjung. Sebenarnya tidak ada yang spesial di sini.

Semua tahu lah kata-kata seperti, "yang harus dikunjungi" atau "gratis terbaik yang wajib dicoba" termasuk clickbait yang sering ada di setiap artikel.

b. Deskripsi

Sama halnya dengan judul, saya juga menambahkan kata kunci utama pada deksripsi. Kalau biasanya orang-orang mengambil sebagian kalimat dari artikel untuk deskripsi, saya menambahkan kalimat baru yang berbeda, tapi masih ada hubungannya dengan pembahasan di artikel.

c. Paragraf Awal

Setiap paragraf saya membatasi baris kalimatnya, maksimal 3 baris atau kalau ada pembahasan yang menarik saya tambahkan 1 baris lagi. Menurut saya dengan paragraf yang minim, artikel akan lebih nyaman untuk dibaca.

Di samping itu, kalau pengguna Wordpress pasti sudah paham kalau ada plugin yang mengharuskan paragraf pendek agar SEO score-nya hijau.

Salah satu "junjungan" saya dalam menerapkan cara ini adalah Mas Darmawan, pemilik situs PanduanIM. Setiap membaca tulisan beliau, saya pasti baca sampai habis, karena selain berisi tulisannya juga tidak membosankan.

d. Heading dan Subheading

Cara membuat artikel SEO yang sering diterapkan oleh situs-situs terkenal tak lepas dari heading dan subheading. Selain disarankan oleh pakar SEO, adanya heading dan subheading juga membuat artikel lebih rapi dan menarik dibaca.

e. Penutup

Selanjutnya saya akan membuat penutup atau kesimpulan dari pembahasan artikel yang dibuat. Selain menyertakan kata kunci utama, saya juga memberi kesimpulan yang benar-benar "kesimpulan" bukan hanya sekedar basa-basi belaka.

3. Membaca Referensi Artikel

Setelah kerangka artikel jadi, biasanya saya akan membaca referensi artikel dan menyimpulkan beberapa hal penting yang sesuai dengan topik pembahasan.

Ini adalah tahap yang paling riyeuh buat saya. Kenapa? Terkadang ada orderan tentang topik yang kurang populer. Otomatis referensinya sedikit kan?

Karena saya tidak ingin membuat konsumen kecewa, akhirnya saya berusaha untuk memahami topik tersebut dengan cara mencoba produk atau aplikasinya guna mendapatkan celah bagaimana seharusnya artikel tersebut dibuat.

Nah, itu contoh untuk orderan yang masih bisa saya kuasai. Kalau ada orderan tentang programming atau topik lain yang di luar kemampuan saya, biasanya orderan tersebut akan saya tolak.

4. Menulis Artikel

Pembahasan tentang cara menulis artikel SEO tentu saja ada poin tentang menulisnya. Setelah referensi artikel ada dalam genggaman, selanjutnya saya akan menulis sambil ditemani secangkir kopi dan sebungkus rokok.

5. Cek Plagiarisme dan Kepadatan Kata Kunci

jasa artikel lolos plagiarisme

Semua jasa tulis artikel pasti melalui tahap cek plagiarisme untuk artikel pesanan konsumen. Saya juga begitu, bedanya saya masih mengandalkan Duplichecker, kalau jasa tulis yang lain sudah menggunakan tools Copyscape.

Tapi tidak masalah, menurut saya Duplichecker sudah bagus untuk artikel di bawah harga pasaran. Terlebih kalau kurang yakin, konsumen bisa mengecek ulang di tools yang mereka percaya.

Selain itu saya juga akan menggunakan website wordcounter.net untuk memeriksa kepadatan kata kunci dan kata-kata yang  terlalu berlebihan sehingga saat artikel dibaca pengunjung akan cepat merasa bosan.

6. Finishing

Pada tahap ini saya akan memastikan apakah artikel yang dibuat sudah layak kirim atau belum. Saya akan memeriksa kata per kata mencari kesalahan penulisan ataupun kalimat yang tidak nyambung satu dengan yang lainnya.

Yang namanya manusia pasti ada salahnya, kan? Jadi di tahap ini saya ingin meyakinkan pada diri sendiri kalau kodrat saya adalah manusia, bukan hantu atau ketela rambat.

Spesifikasi Artikel yang Ditawarkan Artikalis

Nah, setelah melihat bagaimana cara menulis artikel SEO yang saya terapkan untuk pesanan konsumen, mungkin Anda juga ingin tahu spesifikasi artikel dari Artikalis. Di bawah ini merupakan standar artikel yang saya buat.

Spesifikasi ArtikelKeterangan
Heading, Subheading
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Deskripsi
Keyword Ditandai dengan Bold
Paragraf Maksimal 3 Baris
Gambar Pendukung
Lolos Plagiarisme 100%
Melalui Tahap Pengeditan

Penutup

Bagaimana, tertarik memesan artikel SEO untuk kebutuhan blog Anda? Bagi yang ingin tahu daftar harga, bisa klik link ini. Dan kalau butuh sample atau contoh artikel, silahkan hubungi saya melalui kontak di bawah.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa Anda ketahui tentang cara menulis artikel SEO versi Artikalis. Mungkin di dunia jasa penulisan artikel saya masih terbilang baru, tapi saya punya pengalaman yang cukup banyak di dunia blogging dan SEO.

Catatan, silahkan hubungi saya via Whatsapp jika ingin fast response. Kalau belum dibalas, berarti saya sedang mengerjakan pesanan klien. Terima kasih.

Whatsapp: 087764202979
Email: normanardik@gmail.com
Facebook: Norman Ardik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel