Perbedaan Wallpanel dan Wallboard: Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Wallpanel dan Wallboard

Dalam dunia konstruksi dan interior, wallpanel dan wallboard PVC sering menjadi pilihan utama untuk mempercantik ruangan. Keduanya memiliki fungsi serupa, namun berbeda dari segi material, pemasangan, hingga daya tahan.

Bagi Anda yang sedang merenovasi rumah atau kantor, penting untuk memahami perbedaan antara wallpanel dan wallboard. Dengan begitu, Anda bisa menentukan mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan serta anggaran yang dimiliki.

Apa Itu Wallpanel dan Kegunaannya

Wallpanel adalah material pelapis dinding yang dirancang untuk memberikan tampilan estetis sekaligus melindungi permukaan dinding.

Biasanya terbuat dari bahan seperti kayu, PVC, MDF, atau bahkan logam, wallpanel hadir dalam berbagai motif dan tekstur sehingga cocok untuk menciptakan nuansa mewah maupun minimalis.

Selain aspek visual, wallpanel juga berfungsi sebagai pelindung dinding dari kelembapan, retakan, atau noda. Pemasangannya yang relatif mudah membuat material ini banyak dipilih dalam renovasi rumah, perkantoran, hingga kafe.

Adapun kegunaan wallpanel sebagai berikut:
  • Estetika ruangan – memberikan sentuhan dekoratif yang menonjol dibanding cat biasa.
  • Peredam suara – beberapa jenis wallpanel mampu mengurangi kebisingan.
  • Perawatan mudah – cukup dilap jika kotor tanpa perlu dicat ulang.
  • Nilai tambah properti – desain yang modern membuat ruangan terlihat lebih elegan.

Singkatnya, wallpanel tidak hanya mempercantik dinding, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan nilai fungsional ruangan.

Apa Itu Wallboard dan Fungsinya

Dikutip dari Pilar8, Wallboard adalah material pelapis dinding yang umumnya dikenal sebagai papan gipsum atau gypsum board.

Terbuat dari campuran gipsum yang dilapisi kertas khusus, wallboard banyak digunakan dalam konstruksi modern karena sifatnya yang ringan, kuat, dan mudah dipasang.

Material ini menjadi alternatif praktis dibandingkan dinding bata yang lebih berat dan memakan waktu pemasangan lebih lama.

Selain itu, wallboard memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat dipotong sesuai ukuran kebutuhan. Tidak hanya untuk dinding, wallboard juga kerap dipakai untuk plafon, partisi ruangan, hingga kebutuhan desain interior dengan bentuk khusus.

Adapun fungsi utama wallboard sebagai berikut:
  • Sebagai partisi ruangan – memudahkan pembagian ruang tanpa harus membangun tembok permanen.
  • Media finishing dinding – menghasilkan permukaan halus yang siap dicat atau ditempeli wallpaper.
  • Insulasi tambahan – beberapa jenis wallboard mampu meningkatkan isolasi panas dan suara.
  • Pemasangan cepat – cocok untuk proyek renovasi dengan waktu terbatas.

Dengan kepraktisan dan biaya yang relatif lebih ekonomis, wallboard menjadi solusi populer untuk menghadirkan ruangan yang fungsional sekaligus modern.

Perbedaan Wallpanel vs Wallboard Berdasarkan Kualitas

Wallpanel biasanya dibuat dari kayu, MDF, PVC, atau logam yang dirancang dengan tekstur dan motif beragam. Material ini dikenal lebih tebal, kokoh, serta memberikan tampilan premium.

Karena itu, wallpanel sering dipilih untuk interior yang mengutamakan estetika dan daya tahan jangka panjang.

Sementara itu, wallboard terbuat dari PVC, gipsum dengan lapisan kertas khusus. Karakternya lebih ringan, tipis, dan mudah dipasang.

Kualitasnya cukup baik untuk kebutuhan standar, terutama jika digunakan sebagai partisi atau plafon, meski ketahanannya cenderung lebih rendah dibanding wallpanel.

Berikut perbandingan kualitas wallpanel vs wallboard:
  • Daya tahan: Wallpanel lebih awet terhadap benturan dan kelembapan. Wallboard rentan retak bila terkena air.
  • Estetika: Wallpanel memiliki pilihan motif, pola, dan tekstur yang lebih mewah. Wallboard cenderung polos dan sederhana.
  • Perawatan: Wallpanel mudah dibersihkan. Wallboard perlu perbaikan jika rusak atau berlubang.
  • Kegunaan: Wallpanel ideal untuk dekorasi permanen, sedangkan wallboard cocok untuk solusi cepat dan ekonomis.

Singkatnya, wallpanel unggul di kualitas dan estetika, sedangkan wallboard unggul di efisiensi dan harga. Pemilihan tergantung kebutuhan serta budget Anda.

Harga Wallpanel vs Wallboard di Pasaran

Harga menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pilihan antara wallpanel dan wallboard. Keduanya memiliki perbedaan signifikan dari sisi biaya karena dipengaruhi oleh bahan, kualitas, dan tingkat kesulitan pemasangan.

Secara umum, wallpanel lebih mahal karena terbuat dari material premium seperti kayu solid, MDF, atau PVC dengan finishing dekoratif. Sedangkan wallboard lebih terjangkau, sehingga sering digunakan untuk proyek dengan anggaran terbatas.

Kisaran Harga Wallpanel

  • Wallpanel kayu solid: Rp500.000 – Rp1.200.000 per m²
  • Wallpanel MDF / HPL: Rp300.000 – Rp700.000 per m²
  • Wallpanel PVC / 3D panel: Rp200.000 – Rp600.000 per m²

Kisaran Harga Wallboard

  • Wallboard PVC: Rp150.000 - Rp250.000 per lembar (2,95 m x 40 cm) 
  • Wallboard WPC: Rp143.000 per lembar (3,0 m x 40 cm) 

Jadi, bila Anda mencari tampilan mewah dan tahan lama, wallpanel adalah investasi terbaik. Namun, bila fokus pada biaya hemat dan pemasangan cepat, wallboard bisa menjadi pilihan ideal.

Kesimpulan

Baik wallpanel maupun wallboard memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Wallpanel unggul dalam estetika, ketahanan, dan nilai dekoratif, cocok untuk Anda yang ingin menghadirkan kesan mewah dan elegan.

Sementara wallboard unggul dari segi harga yang terjangkau, pemasangan cepat, dan fleksibilitas, sehingga ideal untuk renovasi praktis dengan budget terbatas.